Berita

Kepala Dinas Pendidikan Buka Virtual Experience, Ini Pesan yang Disampaikan

PANGKALPINANG – Teknologi informasi yang berkembang saat ini harus dimanfaat dengan baik untuk hal-hal yang positif. Manfaatkan teknologi informasi dengan bijak dan positif, seperti untuk belajar, mengakses informasi, berkomunikasi, dan mengembangkan kreativitas. 

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, saat membuka kegiatan Virtual Experience yang diselenggarakan oleh Museum Penerangan Kementerian Komunikasi dan Digital berkolaborasi dengan Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Babel, Rabu 21 Mei 2025 melalui zoommeeting.

“Mari kita manfaatkan teknlogi untuk hal positif seperti untuk belajar, mengakses informasi, berkomunikasi, dan mengembangkan kreativitas. Dan kegiatan Virtual Experience Museum Penerangan adalah contoh bagaimana kita memanfaatkan teknologi informasi itu untuk hal yang positif,” kata Darlan kepada pelajar SMA se Bangka Belitung dalam kegiatan Virtual Experience.

Kegiatan Virtual Experience di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama 2 hari. Pada hari pertama diikuti oleh siswa SMA dan hari kedua diikuti oleh siswa SMK.

Darlan menambahkan, dengan teknologi informasi yang berkembang saat ini, sesuatu yang dulu dianggap sulit sekarang menjadi mudah. Sesuatu yang terasa jauh sekarang semakin dekat.

“Kalau dulu untuk melihat benda-benda yang ada di dalam museum kita harus langsung ke museum untuk melihat benda tersebut, namun dengan perkembangan teknologi kita tidak perlu datang langsung dan bisa kita lakukan melalui virtual experience,” katanya.

Pada kesempatan itu Darlan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Museum Penerangan dan meminta siswa dapat mengikuti kegiatan virtual experience dengan sebaiknya karena kegiatan ini  sangat bermanfaat untuk meningkatkan rasa cinta terhadap sejarah bangsa dan memperluas literasi digital.

“Terima kasih kepada Museum Penerangan Kementerian Komunikasi yang telah menjadikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai tempat pelaksanaan virtual experience,” ujarnya.

Kegiatan virtual experience menggunakan moda zoom meeting dimana seluruh peserta kegiatan diajak untuk melihat koleksi Museum Penerangan secara virtual. Pihak dari Museum Penerangan menjelaskan isi dari Museum Penerangan mulai dari sejarah terbentuknya,  perkembangannya, hingga perkembangan alat-alat komunikasi dari masa klasik, penjajahan, kemerdekaan, hingga sekarang. SMA Anugrah Tanjungpandan

Nampak siswa antusias mengikuti virtual experience Museum Penerangan ini. Sejumlah siswa yang merasa penasaran kemudian mengajukan pertanyaan kepada narasumber.

Delvin Marcelino dari SMA Anugerah Tanjungpandan mengajukan pertanyaan apa yang menjadi kesulitan pembentukan museum dan tujuan utama terbentuknya museum.

Sementara Anjeliansyah dari SMAN 1 Payung menyampaikan apa perbedaan yang signifikan bentuk penyiaran dulu dengan sekarang.  Sedangkan Noval dari SMAN 1 Jebus bertanya tentang bagaimana radio dua arah berevolusi ke radio siaran.

Siswa lainnya yaitu Dinita dari SMAN 1 Koba bertanya bagaimana cara mendapatkan koleksi yang terdapat di museum penerangan.

Sumber: 
BTIKP
Penulis: 
Mamaqdudah
Fotografer: 
istimewa
Editor: 
Sukinda
Bidang Informasi: 
Pendidikan