PANGKALPINANG—Berbagai langkah terus dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Kali ini pelatihan diberikan kepada 20 guru Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Bangka Belitung. Pelatihan yang bertajuk Bimbingan Teknis Bahasa Isyarat bagi Guru SLB ini dilaksanakan selama tiga hari, 4 s.d. 6 Februari 2026 di Belitung Resort Kawasan Pantai Pasir Padi Pangkalpinang dan dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Babel, Saipul Bakhri.
Saat membuka kegiatan Saipul berharap ada pemahaman baru yang didapatkan peserta setelah mengikuti pelatihan ini. Dia berharap melalui pelatihan ini, peserta yang merupakan guru SLB lebih mampu mentransformasi ilmu yang disampaikan oleh narasumber ke dalam pembelajaran di kelas sehingga menimbulkan suasana dan nuansa baru bagi siswa.
“Harapan kami guru setelah mengikuti pelatihan ini lebih baik penggunaan bahasa isyaratnya sehingga materi pelajaran yang ingin disampaikan dapat bermakna bagi siswa. Karena bahasa isyarat itu merupakan upaya penting dalam meningkatkan keterampilan komunikasi bukan hanya antara guru dengan siswa tunarungu, tetapi juga melibatkan orang tua siswa serta siswa berkebutuhan khusus lainnya,” papar Saipul.
Bimbingan Teknis Bahasa Isyarat bagi Guru SLB yang menghadirkan narasumber dari Parakerja Disabilitas Bisa ini diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan. Pada kesempatan itu Kepala Dinas memberikan apresiasi kepada Bidang Pendidikan Khusus yang terus melakukan terobosan terhadap kebutuhan akan peningkatan kompetensi guru.
Panitia pelaksana berharap melalui pelatihan ini peserta dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus tuna rungu. Apalagi bahasa isyarat bukan sekadar gerakan tangan, tetapi harus dilakukan dengan hati sehingga ekspresi wajah, gestur, dan gerakan tangan menjadi satu kesatuan komunikasi yang dapat dimengerti oleh teman tuli.


