PANGKALPINANG--Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, mengunjungi SMA Negeri 4 Pangkalpinang, Kamis 6 Maret 2025. Kedatangan Kepala BNN bersama Deputi Pencegahan, Deputi Rehabilitasi, dan pejabat lainnya di BNN RI ke SMA Negeri 4 Pangkalpinang dalam rangka untuk memantau langsung bagaimana pelaksanaan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba atau IKAN yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 4 Pangkalpinang.
Saat memberikan sambutan, Martinus Hukom memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 4 Pangkalpinang atas proses yang Integrasi Kurikulum Anti Narkoba yang dilaksanakan oleh Sekolah.
“Apa yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 4 Pangkalpinang ini sangat luar biasa. Apa yang saya ingin lakukan ternyata sudah diwujudkan oleh sekolah ini. Terima kasih kepada pihak sekolah,” katanya.
Dia berharap program ini harus terus dilaksanakan secara konsisten dan juga perlu dievaluasi untuk melihat apakah ada kendala di lapangan. Dia berharap melalui implementasi kurikulum anti narkoba di sekolah ini merupakan upaya yang terus dilakukan untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan masyarakat.
Sedangkan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Terus berupaya untuk mencegah penggunaan narkoba di lingkungan masyarakat dan di lingkungan sekolah.
Salah satu bentuk komitmen Pemprov Babel lanjut Ervawi dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 55 tahun 2021 tentang Integrasi Pendidikan Anti Narkoba Pada Kurikulum Satuan Pendidikan Menengah.
Ervawi menambahkan, narkoba memberikan dampak buruk bagi kesehatan baik fisik dan mental bagi penggunanya. Untuk itu berbagai upaya harus dilakukan untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan pelajar atau generasi muda. Apalagi pelajar atau generasi muda merupakan sasaran strategis bagi penyebaran narkoba. Untuk perlu dilakukan usaha bersama agar pelajar atau generasi muda tidak terjerumus pada penggunaan narkoba.
Kepala SMA Negeri 4 Pangkalpinang, Siti Rofiqoh menyampaikan bahwa integrasi kurikulum anti narkoba (IKAN) merupakan upaya pihak sekolah Mewujudkan SMA Empat bersinar, yaitu bersih dari narkoba.
Selain diintegrasikan pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Kewarganegaraan, PJOK, biologi dan kimia juga dalam kegiatan ekstrakulikuler.
Untuk mewujudkan IKAN ini Pihak sekolah berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti dinas pendidikan, pihak BNN provinsi dan kota serta pihak lainnya.
Menurut Rofiqoh dalam pelaksanaannya IKAN ini tentu mengalami kendala, namun hal itu segera diantisipasi oleh seluruh warga sekolah dengan memperkuat visi dan misi dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh sekolah.


