Berita

480 Guru Mengikuti Pembinaan dan Sosialisasi Manajemen PPPK

PANGKALPINANG—Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pendidikan melakukan kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Manajemen PPPK Jabatan Fungsional Guru, Selasa 20 Desember 2023 di Hotel Gran Vella Pangkalanbaru.  Sebanyak 480 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jenjang SMA, SMK, dan SLB yang ada di Bangka Belitung  mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Soleh, berharap para guru dengan status kontrak atau perjanjian kerja untuk terus meningkatkan kompetensi diri sehingga bisa memberikan yang terbaik dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung.

“Bapak Ibu adalah ujung tombak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung ini. Untuk itu, agar siswa bisa menjadi cerdas, maka Bapak Ibu pun harus cerdas dengan terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri. Dengan Bapak Ibu berkompetensi, maka Insya Allah para siswa kita juga akan bertambah kompetensi dan pengetahuannya,” harap Soleh yang juga pernah menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dia menekankan, dalam era persaingan saat ini guru harus terus berinovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. “Era teknologi informasi yang berkembang sangat pesat saat ini, maka guru pun harus beradaptasi dan menguasai teknologi informasi yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Bila tidak ada inovasi dalam pembelajaran, maka bisa dikatakan pembelajaran yang Bapak Ibu laksanakan tidak akan maksimal,” ujarnya.

Menurut Soleh, kebijakan lamanya kontrak kerja atau perjanjian kerja yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap PPPK Fungsional Guru ini berlangsung selama tiga tahun. Selanjutnya, apabila para guru melanggar perjanjian kerja atau melakukan kesalahan yang sifatnya fatal, maka bisa diputuskan hubungan kerjanya.

“Selain itu, setelah dievaluasi kinerja guru Bapak Ibu selama tiga tahun dan ternyata berkinerja buruk atau kurang baik, maka kontrak bisa dihentikan atau tidak lagi diperpanjang. Maka dari itu jadilah yang terbaik,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ervawi, berharap guru PPPK di bawah Pembinaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memberikan yang terbaik dalam kinerja. “Saya berharap, yang belum menjadi Guru Penggerak agar untuk mengikuti seleksi menjadi Guru Penggerak karena melalui kegiatan Guru Penggerak yang dilaksanakan oleh Kementerian kinerja Bapak Ibu akan semakin meningkat,” katanya.

Dalam kesempatan itu Ervawi mengharapkan agar guru PPPK di Babel ini dapat bekerja dengan baik dan ikhlas. “Mari kita menjadi guru yang baik dan teladan serta menjadi contoh bagi siswa dan masyarakat di sekitar kita. Mari kita jadikan profesi yang kita jalani ini sebagai profesi yang mulia, yang tak hanya mengharapkan imbalan dari negara, tapi juga imbalan dari Sang Pencipta sebagai modal kita di ahirat kelak,” ujarnya.

 

Sumber: 
BTIKP
Penulis: 
Ferdinan/Hendarko
Editor: 
Mammaq
Bidang Informasi: 
Pendidikan