Berita

Webinar Gelar Karya Inovasi Pejuang Digital, Plt Kepala Dinas Babel: Perkembangan Teknologi Digital Jadi Tantangan bagi Guru

PANGKALPINANG---Dunia digital membuka ruang yang sangat luas bagi lahirnya inovasi guru. Guru dapat mengembangkan media pembelajaran interaktif, membuat video edukasi, merancang kuis digital, memanfaatkan platform pembelajaran, mengembangkan konten kreatif, hingga menggunakan kecerdasan artifisial secara bijak untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

Inovasi tersebut tentunya tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar atau membutuhkan teknologi yang mahal. Inovasi dapat lahir dari persoalan sederhana yang dijumpai guru setiap hari di dalam kelas.

Demikian benang merah dari kegiatan Webinar Gelar Karya Inovasi Pejuang Digital yang diselenggarakan oleh Pusat Data dan Infomasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jumat 16 Oktober 2026.

Kegiatan Webinar dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yudi Suharsi. Dalam kesempatan itu Yudi menyampaikan ucapan terima kasih ke semua pihak atas terselenggaranya kegiatan webinar ini.

Dikatakan Yudi, perkembangan teknologi digital yang terjadi saat ini tentunya menjadi tantangan bagi guru untuk terus menciptakan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menyenangkan.

“Perkembangan teknologi digital saat ini tentu menjadi tantangan bagi guru. Guru tentu harus beradapatasi dengan perkembangan teknologi yang ada dalam artian bagaimana guru dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi murid dengan memanfaatkan perkembangan teknolgi digital saat ini,” kata Yudi.

Dengan memanfaatkan ruang digital, lanjut Yudi, guru-guru memiliki banyak kesempatan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi ini.

“Webinar ini sangat bermanfaat sekali dan kita memiliki kesempatan yang sangat berharga untuk dapat membagi hasil positif yang sudah tercipta dari bapak ibu guru pejuang digital. Melalui webinar ini kita bisa memperkenalkan karya inovasi kita kepada pihak-pihak atau guru lain sehingga guru-guru yang lain bisa memanfaatkan karya inovasi kita dalam pebelajaran sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Pusdatin, Wibowo Mukti mengungkapkan di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, guru tetap menjadi bagian penting dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan dalam pembelajaran. Karena itu, guru pejuang digital tidak hanya diharapkan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai inisiator, akselerator, dan juga inspirator di lingkungan satuan pendidikannya.

Dikatakan Wibowo,  ukuran keberhasilan pembelajaran digital bukan terletak pada seberapa banyak perangkat atau aplikasi yang digunakan, namun yang jauh lebih penting adalah apa yang terjadi dalam proses pembelajaran setelah teknologi digunakan. Apakah murid menjadi lebih terlibat? Apakah pengalaman belajar menjadi lebih interaktif dan lebih bermakna? Apakah guru semakin mudah menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid?

“Dan yang paling penting, apakah kemanfaatan teknologi tersebut memberikan dampak nyata terhadap proses dan hasil belajar? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang perlu kita terus jawab melalui berbagai praktik baik dan inovasi di lapangan,” katanya.

Wibowo mengajak para guru penjuang digital untuk terus mencoba berbagi, berkolaborasi, dan mengembangkan inovasi. Dan tidak perlu menunggu semuanya sempurna karena transformasi pembelajaran justru tumbuh dari praktik nyata, refleksi, dan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Webinar ini menghadirkan narasumber oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yudi Suharsi, Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Jarwoko, Kepala BTIKP Provinsi Kalimantan Timur, Sulaiman, serta tiga guru Penjuang Digital yaitu, Rani Pramawanti dari Provinsi Kepualaun Bangka Belitung, Muhammad Yahya dan Abdul Rahmat dari Provinsi Kalimantan Timur.

Sementara itu Rani Pramawanti, Guru Penjuang Digital dari Provinsi Kepualaun Bangka Belitung menyampaikan terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk melakukan gelar karya inovasi.

“Mudah-mudahan karya inovasi saya ini dapat bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi guru lainnya untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Sumber: 
BTIKP
Penulis: 
Mammaqdudah
Fotografer: 
maq
Editor: 
Sukinda
Bidang Informasi: 
Pendidikan