Berita

BTIKP Bersama Duta Rumah Belajar Babel Gelar Roadshow Pembatik & Ki Hajar

Ikan patin enak digulai

Pucuk ubi adalah sayurnya

Dengan bismillah acara dimulai

Kami berpantun membuka acara

Pantun tersebut disampaikan oleh Siska Jayanti, staf BITKP Babel, saat memoderatori roadshow pertama kegiatan “Sosialisasi Pembatik dan Ki Hajar Tahun 2022” melalui webinar, Rabu, 20 Juli 2022.

Roadshow pertama digelar untuk guru-guru SMA, SMK, SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I (Kota Pangkalpinang dan Kabupaten BangkanTengah) serta Dinas Pendidikan Wilayah III (Kabupaten Bangka Selatan). Selanjutnya roadshow kedua digelar pada Kamis (21/7) untuk Cabdin Wilayah II (Kabupaten Bangka) dan Cabdin Wilayah IV (Kabupaten Bangka Barat), roadshow ketiga pada hari Jumat (22/7) untuk Cabdin Wilayah V (Kabupaten Belitung dan Belitung Barat.

Sementara itu Roadshow Pembatik & Ki Hajar keempat akan digelar pada hari Senin (25/7), yang diikuti guru-guru SD dan SMP yang ada di wilayah kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ervawi, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan sosialiasi ini sangat penting dilakukan dalam rangka menginformasikan manfaat dari kegiatan Pembatik oleh guru.

“Saya berharap setelah kegiatan ini semakin banyak guru-guru di Bangka Belitung yang mengikuti kegiatan Pembatik dan semakin bertambah siswa yang mengikuti Ki Hajar,” tegas Ervawi. Dia menambahkan bahwa dalam era digitalisasi dan kemajuan teknologi informasi saat ini, guru dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi diri sehingga akan berdampak pada kualitas pembelajaran dan kualitas pendidikan.

“Harapan saya, setelah mengikuti program pembatik, pembelajaran siswa dalam kurikulum merdeka dan pengembangan profil Pancasila guru dapat dikemas dalam video atau digitalisasi sehingga pembelajaran dapat efektif dan efisien,” tambahnya.

Sedangkan Arif Darmawan, dari Pusdatin Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, menyampaikan akan banyak manfaat yang diperoleh guru dalam mengikuti kegiatan Pembatik. Diantaranya meningkatkan kompetensi literasi TIK, kompetensi implementasi dan kreasi, berbagi dan berkolaborasi. “Tentunya juga guru yang mengikuti program Pembatik mendapatkan sertifikat pada setiap level dengan skala nasional serta berkesempatan untuk menjadi Duta Rumah Belajar,” jelasnya.

Arif menambahkan saat ini belum banyak guru yang mengikuti Program Pembatik, dengan jumlah 200 orang guru Babel yang baru mengikuti kegiatan Pembatik ini.

Sedangkan Sukinda, Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan tujuan diadakan roadshow Sosialisasi Pembatik dan Ki Hajar ini akan semakin banyak guru-guru di Babel yang mengikuti Program Pembatik dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek.

“Harapan kita setelah mengikuti sosialisasi ini guru-guru di Babel akan semakin banyak yang ikut program Pembatik sehingga kompetensi guru akan semakin meningkat yang berpengaruh pada kualitas pembelajaran,”ujarnya seraya berharap melalui kegiatan ini juga akan semakin banyak siswa Babel dari berbagai jenjang yang mengikuti lomba Ki Hajar.

Sementara itu narasumber dari Duta Rumah Belajar Babel, Tedi Hadiana, menyampaikan sangat penting bagi guru untuk mengikuti Pembatik untuk memberikan nuansa dalam kegiatan pembelajaran. Dia juga menyampaikan masih minimnya siswa yang mengikuti Ki Hajar.

Sumber: 
Pendidikan
Penulis: 
Mamaq
Fotografer: 
Ferdinan
Editor: 
Mammaq
Bidang Informasi: 
Pendidikan