PANGKALPINANG—Sebanyak 34 siswa berkebutuhan khusus dari berbagai sekolah luar biasa (SLB) di Bangka Belitung mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Disabilitas Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selama tiga har,i 24 sampai dengan 26 Juni 2025, mereka akan menunjukkan kebolehan dan kemampuan untuk menjadi yang terbaik.
Sejumlah cabang olahraga dipertandingklan pada O2SN kali ini diantaranya, lompat jauh, bocce, tenis meja, dan bulutangkis.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, saat membuka kegiatan di GOR Sahabudin, Selasa 24 Juni 2025 berharap kegiatan ini bisa memberikan pengalaman yang berarti bagi peserta.
Dia menambahkan, kegiatan lomba-lomba untuk siswa seperti O2SN merupakan bagian dari ekosistem kebijakan pendidikan, sehingga hal ini menjadi bagian implementasi yang tepat mengarahkan peserta didik untuk dapat berprestasi dan berkompetisi secara sehat melalui olahraga.
“Tentu juga melalui O2SN akan memberikan pengalaman belajar yang baik bai siswa, yaitu belajar bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan serta mengilhami nilai-nilai fair play,” ungkap Darlan.
Sementara itu Ketua Panitia O2SN Disabilitas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2025, Elliyani, menyampaikan bahwa O2SN Disabilitas merupakan ajang talenta bagi peserta didik disabilitas pada jenjang SDLB, SMPLB, SMALB/Sederajat serta sekolah inklusi. Pada pelaksanaannya, O2SN 2025 diselenggarakan secara bertingkat mulai dari jenjang sekolah hingga nasional.
“Sama seperti tahun sebelumnya bahwa O2SN Disabilitas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini merupakan seleksi yang kita laksanakan untuk mendapatkan pemenang yang nantinya akan mewakili Bangka Belitung ke tingkat nasional,” jelasnya.
Dia menambahkan adapun peserta yang mengikuti O2SN Disabilitas tahun ini berasal dari berbagai sekolah dengan total peserta sebanyak 34 orang diantaranya dari SLB Negeri Tanjungpandan sebanyak 4 peserta didik, SLB Negeri Sungailiat sebanyak 4 peserta, SLB Negeri Toboali sebanyak 4 peserta, SLB Negeri Koba sebanyak 4 peserta, SLB Negeri Pangkalpinang 4 peserta, SLB YPAC Pangkalpinang 3 peserta, SLB YPN Belinyu 3 peserta, SLB Negeri Manggar 4 peserta, Slb Negeri Muntok 4 peserta.



