Berita

Pemprov Babel Bersama Forkopimda Tandatangani Kesepakatan Bersama Pelaksanaan SPMB

PANGKALPINANG--Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Babel menandatangani komitmen bersama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA SMK tahun ajaran 2026/2027.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang diwakili oleh Plt Sekda Bangka Belitung Fery Afriyanto dalam sambutannya mengatakan suksesnya pelaksanaan SPMB bukan hanya menjadi tugas dinas pendidikan atau satuan pendidikan semata, keberhasilannya SPMB memerlukan dukungan dan pengawasan dari berbagai pihak agar seluruh tahapan dalam SPMB dapat berjalan dengan baik.

Oleh karena itu lanjut Fery, kehadiran unsur Forkopimda, DPRD, Kejaksaan, Polda, Danrem, Lanal Babel, BPMB, Ombudsman, dan seluruh pemerintahan pada hari ini memiliki makna yang sangat strategis.  Penandatanganan komitmen bersama pada hari ini bukan sekadar dokumen administratif, penandatanganan komitmen bersama ini merupakan pernyataan moral dan tanggung jawab bersama kepada masyarakat untuk menjaga integritas pelaksanaan sistem penerimaan murid baru.

“Kita harus mewujudkan dan menunjukkan bahwa pelayan publik di bidang pendidikan dapat dilaksanakan secara profesional dan berkeadilan,” katanya.

Adapun tiga point penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA & SMK tahun ajaran 2026/2027 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu pertama mendukung pelaksanaan SPMB yang yang transparan, objektif, akuntabel, berkeadilan, serta bebas dari praktik diskriminasi, intervensi, dan penyimpangan. Kedua, mendukung pelaksanaan SPMB dilakukan secara online bebas pungutan dan gratifikasi, dan ketiga mendukung pelaksanaan SPMB berjalan aman, kondusif, tertib dan bebas dari konflik kepentingan serta sesuai dengan pedoman dan peraturan yang ai da.

Sementarta itu di tempat terpisah Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, meminta panitia SPMB SMA SMK baik di tingkat dinas, cabang dinas, dan di satuan pendidikan untuk untuk melaksanakan SPMB dengan sebaik-baiknya. “Jangan coba-coba untuk bermain dan saya minta mari kita laksanakan SPMB ini secara transparan, objektif, bebas dari praktik diskriminasi, intervensi, dan penyimpangan,” tegas Saipul.

Selain itu lanjut Saipul, masyarakat pun diminta untuk mengawasi pelaksanaan SPMB SMA SMK tahun ini dan silahkan melapor jika mendapati ada adanya tindak kecurangan.

Sumber: 
BTIKP
Penulis: 
Mamaq
Fotografer: 
Ferdinan
Editor: 
Sukinda
Bidang Informasi: 
Pendidikan