Berita

KIP Kuliah Merdeka 2024 Dibuka, Ini Persyaratan dan Cara Pendaftaran

Banyak jalan menuju Roma. Pepatah lama itu tak pernah lekang. Banyak jalan untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, asal terus berusaha, kerja keras, dan tentunya berdoa. Nah, buat kamu para lulusan SMA/SMK atau sederajat yang ingin kuliah, namun tidak memiliki biaya jangan berkecil hati. Sebab masih ada jalan, yaitu berkuliah melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka Tahun 2024. Beasiswa kuliah ini diberikan oleh pemerintah pusat memalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).  

Menurut Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan akses dan kesempatan pendidikan di perguruan tinggi serta menyiapkan warga negara menjadi cerdas dan kompetitif. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin/rentan miskin, terutama yang berprestasi, dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang kuliah melalui Program Indonesia Pintar (PIP)

Untuk itu, Kemendikbudristek kembali membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) Merdeka tahun 2024 bagi mahasiswa kurang mampu untuk mengembangkan prestasi akademik dan memastikan kelangsungan studi mereka. Durasi pendaftaran KIPK Merdeka 2024 cukup lama yang dimulai tanggal 12 Februari s.d. 31 Oktober 2024.

Abdul Kahar, PLt Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek seperti yang dilansir dari ANTARA pada Jumat (16/2), mengungkapkan bahwa durasi pendaftara cukup panjang itu untuk memberikan kesempatan kepada semua anak Indonesia yang ingin melanjutkan di perguruan tinggi dengan beasiswa.

Seperti yang lansir dari laman kemendikbud.go.id sebagai upaya peningkatan manfaat dan layanan dalam bentuk jaminan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup, pada tahun 2021 Kemendikbudristek meluncurkan KIP Kuliah Merdeka yang merupakan transformasi dari KIP Kuliah dan Bidikmisi sebelumnya. KIP Kuliah Merdeka bertujuan meningkatkan potensi ekonomi dan mobilitas sosial bagi mahasiswa dari keluarga miskin/rentan miskin untuk berkuliah.

KIP Kuliah Merdeka memiliki kebijakan baru terkait biaya pendidikan dan biaya hidup untuk mendorong calon mahasiswa dari keluarga miskin/rentan miskin untuk kuliah pada Program Studi unggulan di Perguruan Tinggi terbaik baik PTN maupun PTS di seluruh Indonesia.

Pada 2024 ini KIP kuliah ini akan diberikan kepada 200 ribu mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka. Kemendikbudristek juga terus menjamin kelancaran penyaluran KIP Kuliah on going serta profesi yang masih berjalan sampai masa studi selesai.

Manfaat KIP Kuliah Merdeka 2024 yang utama adalah jaminan biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke Perguruan tinggi berdasarkan Akreditasi Program Studi (Prodi). Seluruh Perguruan Tinggi penerima mahasiswa KIP Kuliah Merdeka juga harus terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.

Selain itu, bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah Merdeka juga diberikan bantuan biaya hidup per bulan yang langsung ditransfer ke rekening mahasiswa. Bantuan biaya hidup per bulan ini diberikan pada mahasiswa berdasarkan 5 klaster wilayah, yaitu Rp800.000, Rp950.000, Rp1.100.000, Rp1.250.000, dan Rp1.400.000 yang mengacu hasil survei Badan Pusat Statistik. Informasi detail dapat didownlaod Pedoman KIP Kuliah Merdeka 2024

Adapun persyaratan penerima KIP Kuliah Merdeka tahun 2024 adalah :

  1. Penerima KIP Kuliah Merdeka adalah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.
  2. Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk Perguruan Tinggi Akademik atau Perguruan Tinggi Vokasi baik PTN atau PTS yang telah terakreditasi pada Program Studi yang juga telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  3. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, yang didukung bukti dokumen yang sah.

Sedangkan Persyaratan Ekonomi sebagai KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024

Persyaratan ekonomi penerima KIP Kuliah Merdeka adalah mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin yang dibuktikan dengan:

  1. Mahasiswa pemegang atau pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah.
  2. Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti:
  1. Mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
  2. Mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  1. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 (tiga) Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  2. Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan
  3. Jika calon penerima tidak memenuhi salah satu dari 4 kriteria di atas, maka dapat tetap mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah Merdeka selama memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin sesuai dengan ketentuan, yang dibuktikan dengan:
  1. Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp4.000.000 setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp750.000;
  2. Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum Tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

Selanjutnya, tata cara pendaftaran KIP Kuliah Merdeka untuk seluruh jalur masuk (SNBP, SNBT, dan Mandiri) dilakukan secara online melalui laman KIP Kuliah Merdeka yaitu https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id. Penerima KIP Kuliah Merdeka ditetapkan oleh Puslapdik atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi. Dan pendaftaran akun di laman KIP Kuliah Merdeka dilakukan melalui dua cara yaitu siswa mendaftar secara mandiri dan perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan melakukan registrasi.

Untuk pendaftaran akun di laman KIP Kuliah Merdeka, calon penerima harus memasukkan data yang valid di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbudristek sebagai berikut:

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK);

2. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN); dan

3. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Calon penerima juga harus memiliki email yang aktif untuk pengiriman Nomor Pendaftaran dan Kode Akses setelah sistem KIP Kuliah Merdeka berhasil melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN. Pedoman KIP Kuliah Merdeka 2024 dapat didownload di Pedoman KIP Kuliah Merdeka 2024

Sumber: 
Kemendikbud/Antara
Penulis: 
Mamaqdudah
Editor: 
Sukinda
Bidang Informasi: 
Pendidikan